Rakernas I dan Bimtek DPP Hanura 2025 di Bandung, OSO Serukan Solidaritas Nasional untuk Korban Bencana Sumatera
Jum'at, 5 Desember 2025
Bandung - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura resmi menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I dan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Kota Bandung, Jawa Barat, pada 4–6 Desember 2025. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ketua Umum DPP Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), dan dihadiri oleh seluruh jajaran elit DPP, perwakilan daerah, serta peserta dari berbagai wilayah Indonesia.
Dalam pidato pembukaannya, OSO mengawali dengan ungkapan duka mendalam atas bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menyerukan kepada seluruh kader Hanura di seluruh Indonesia untuk turut membantu para korban, baik melalui doa maupun aksi nyata di lapangan.
OSO menegaskan bahwa bencana tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan panggilan kemanusiaan yang harus dijawab bersama oleh seluruh elemen bangsa. Ia mengajak masyarakat untuk bahu membahu dalam pemulihan pascabencana serta memastikan proses penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran.
Terkait harapan agar pemerintah menetapkan status bencana nasional, OSO mengatakan bahwa keputusan tersebut tidak mudah dan sangat dipengaruhi oleh kemampuan negara dalam menanggung konsekuensinya. “Saya tidak menyalahkan, tapi kita dorong agar negara segera mengambil solusi lewat kebijakan yang tepat,” ujarnya dalam sambutan di Bandung, Kamis (4/12/2025).
Ia menuturkan bahwa Partai Hanura bersama seluruh kader telah bergerak cepat menggalang donasi bagi korban bencana. Hingga hari ini, jumlah dana yang terkumpul telah mencapai Rp1,8 miliar dan telah disalurkan langsung melalui perwakilan DPP Partai Hanura yang berada di daerah terdampak di Sumatera.
“Perwakilan DPP telah berada di Sumatera dan tengah melakukan berbagai upaya untuk membantu saudara-saudara kita. Bantuan ini kita berikan dengan tulus, dengan hati nurani,” kata OSO yang juga pernah menjabat Ketua DPD RI periode 2017–2019.
Dalam arahannya, OSO juga mengajak seluruh kader Hanura, mulai dari tingkat provinsi hingga pengurus ranting di desa/kelurahan, untuk terus mendoakan para korban sekaligus aktif menggalang bantuan. Ia menekankan bahwa kepedulian sosial merupakan nilai penting yang harus dipegang setiap kader Hanura.
OSO mengingatkan agar publik tidak memperkeruh situasi dengan menimbulkan polemik di tengah bencana. Menurutnya, pemerintah memerlukan ruang dan ketenangan untuk mengambil keputusan secara bijak dan bertanggung jawab. “Lagi ada bencana, tapi kok ramai bikin pro dan kontra. Kita serahkan kepada pemerintah,” tegasnya.
Ia meminta semua pihak untuk tetap fokus pada upaya penyelamatan dan penyaluran bantuan, bukan pada perdebatan yang dapat menghambat proses penanganan di lapangan. OSO menilai kebersamaan dan solidaritas adalah kunci utama dalam menghadapi situasi darurat kemanusiaan seperti saat ini.
Hanura berharap seluruh bantuan dapat segera menjangkau wilayah terdampak yang aksesnya masih terbatas. “Jangan sampai korban bertambah bukan hanya karena banjir dan longsor, tetapi akibat keterlambatan bantuan,” pesan OSO menutup sambutannya dalam Rakernas I dan Bimtek Hanura 2025.
What's Your Reaction?