Musyawarah Daerah II PD IPEMI Kota Bandung 2026: Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dan Kemandirian Pengusaha Muslimah

Sabtu, 3 Oktober 2026

Oct 3, 2026 - 12:07
Oct 4, 2026 - 13:55
 0  58
Musyawarah Daerah II PD IPEMI Kota Bandung 2026: Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dan Kemandirian Pengusaha Muslimah

Bandung - Kota Bandung kembali menjadi pusat perhatian dalam upaya penguatan ekonomi kerakyatan berbasis perempuan melalui perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) II Pengurus Daerah (PD) Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kota Bandung. Dengan tema "Pengusaha Muslimah Kreatif, Mandiri dan Berkontribusi untuk Bandung Utama". Acara penting ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 3 Oktober 2026, bertempat di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kota Bandung. Agenda strategis tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, pelaku usaha, serta para pengurus dan anggota PD IPEMI dari berbagai wilayah di Kota Bandung.

​Kegiatan Musda II PD IPEMI Kota Bandung ini secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Komisi II sekaligus Anggota Bapemperda DPRD Kota Bandung, Hj. Siti Marfu'ah, S.S., S.Pd., M.Pd. Kehadiran beliau memberikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap peran strategis perempuan dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Dalam sambutannya, sinergi antara legislatif dan organisasi kewirausahaan perempuan dinilai sangat krusial dalam menciptakan ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Bandung.

​Ketua PD IPEMI Kota Bandung, Hj. Yemi Resmiasih, S.I.Kom., S.Sos., dalam wawancaranya menyampaikan visi besar organisasi untuk terus berkontribusi nyata terhadap pembangunan Kota Bandung. Fokus utama dari program-program IPEMI adalah pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) perempuan, khususnya para ibu rumah tangga. Melalui langkah ini, IPEMI bertekad membantu keluarga-keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi agar dapat bangkit dan mandiri secara finansial.

​Hj. Yemi menjelaskan bahwa ketiadaan modal awal bukanlah halangan bagi para ibu untuk memulai langkah wirausaha. IPEMI berkomitmen untuk memberikan pelatihan komprehensif terlebih dahulu guna membekali para peserta dengan keahlian praktis. Dengan adanya pembinaan mental dan keterampilan yang matang, para ibu rumah tangga diharapkan memiliki kekuatan serta ketahanan dalam mengelola dan meningkatkan ekonomi keluarga mereka dengan baik.

​Dalam perjalanannya, PD IPEMI Kota Bandung telah mengembangkan enam bidang usaha utama yang menjadi pilar pembinaan bagi para anggotanya. Bidang-bidang tersebut meliputi sektor fashion, di mana para ibu dilatih untuk menjahit, mendesain pakaian, hingga strategi membaca pasar. Selain itu, terdapat bidang craft atau kerajinan tangan yang menghasilkan berbagai produk bernilai estetika tinggi seperti tas dan beragam aksesoris menarik.

​Program unggulan lainnya yang tidak kalah penting adalah "Warung Muslimah", sebuah inisiatif untuk memberdayakan para ibu di lingkungan permukiman padat atau gang-gang agar tetap produktif berniaga. Konsep warung ini dirancang agar para perempuan dapat mengelola usaha ritel skala kecil yang adaptif dan mampu bertahan di tengah gempuran modernisasi pasar. Tidak ketinggalan, IPEMI juga merambah bidang jasa serta program reseller bagi anggota yang belum memiliki produk sendiri agar tetap bisa mendapatkan penghasilan.

​Meski telah menorehkan banyak pencapaian positif selama satu dekade terakhir, evaluasi internal terus dilakukan demi kemajuan organisasi. Hj. Yemi mengaku masih memiliki catatan evaluasi tersendiri mengingat luasnya wilayah kerja serta masifnya jumlah anggota di Kota Bandung. Oleh karena itu, pihaknya sangat mengharapkan dukungan konkret dari pemerintah daerah untuk bersama-sama mensupport program pembinaan perempuan muslimah agar menjadi pengusaha yang tangguh di masa depan.

​Tantangan utama yang kini menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi pengurus PD IPEMI Kota Bandung adalah optimalisasi sektor pemasaran produk. Mengingat para anggota telah berhasil menciptakan berbagai produk berkualitas selama 10 tahun terakhir keikutsertaannya, langkah selanjutnya adalah memperluas jangkauan pasar. Dukungan dalam hal akses pemasaran dan permodalan dinilai sangat menentukan keberhasilan lanjutan dari para pelaku usaha binaan tersebut.

​Kendati demikian, dampak nyata dari program pembinaan IPEMI ini telah dirasakan oleh banyak anggotanya. Sebagian besar pengusaha muslimah yang dulunya memulai dari skala kecil kini telah bertransformasi menjadi pengusaha sukses dengan skala yang lebih besar. Keberhasilan ini terbukti dari lahirnya sejumlah nama usaha mandiri yang kini berkembang pesat di Kota Bandung dan menjadi teladan bagi anggota lainnya.

​Sebagai penutup, Hj. Yemi berharap kesuksesan para perintis awal dapat menjadi motivasi kuat bagi pengusaha menengah ke bawah di lingkungan IPEMI. Melalui momentum Musda II PD IPEMI Kota Bandung di Gedung DPRD Kota Bandung ini, IPEMI optimis dapat terus mencetak wirausahawan muslimah yang handal, memperluas jejaring pasar, serta memberikan kontribusi masif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Bandung secara keseluruhan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Surga Nama : ADI PRAKOSO ( WA : 0857 5912 3153 )